Renungkan
baik-baik!!!!
Kawan, marilah lepaskan penat ini
sejenak. Marilah kita sandarkan diri kita dan merenungi apa saja yang telah
kita perbuat selama ini. Kau tahu saat ini kamu tinggal dimana, kawan. Kamu
tahu siapa dirimu saat ini kawan? Saat ini kamu adalah seorang “MAHASISWA”.
Coba lebih kamu perhatikan, berapa banyak orang di lingkunganmu yang bisa
merasakan bagaimana duduk di bangku kuliah. Berapa banyak orang di daerahmu
yang bisa tahu, ‘apa sih bedanya siswa dengan mahasiswa? Bagaimana sih rasanya
jadi mahasiswa?’.
Sudahkah kau menemukan
jawabannya kawan?
Ya, apakah baru sekarang kamu menyadari bahwa
kamu adalah segolongan orang yang paling sedikit itu kawan, tapi justru kamulah
yang lebih beruntung dibandingkan mereka.
Sekarang, coba kau pikirkan lebih
jauh. Apa tanggapan mereka tentang dirimu? Apa tanggapan mereka tentang seorang
sosok mahasiswa yang saat ini ada diantara mereka. Kawan, jika kamu tahu isi
hati mereka, sangatlah luar biasa. Mereka benar-benar menghargai sosok itu.
Sosok yang dinanti-nanti selama ini, karena seperti yang kamu tahu, bahwa kamu
adalah ‘satu diantara seratus atau bahkan seribu orang’, bahkan mungkin mereka
menempatkanmu di posisi yang ‘lebih’. Kau tahu kawan, mengapa mereka berfikir
seperti itu?? Karena bagi mereka kau adalah pelita yang dinanti oleh mereka
untuk menjadi penerang dalam kegelapan yang mereka rasakan selama ini. Bagi
mereka kau adalah orang nomor satu, yang mampu membawa mereka menjadi lebih
baik.
Kawan, sudahkan kau sadar akan semua
itu? Jika belum, coba kau lihat sekitarmu saat ini juga. Banyak anak-anak yang
berbicara kotor, banyak anak-anak yang berani kepada orang tua mereka, banyak
remaja yang hanya bisa berkelahi dengan temannya, merokok di pinggir jalan saat
jam pelajaran sekolah. Kawan, akankah kamu hanya bisa diam melihat kehancuran
ini??!! Dimana hati nuranimu kawan!!?? Akankah kau meruntuhkan harapan
masyarakat di sekitarmu, akankah kau padamkan lilin yang bisa menerangi
gelapnya kehidupan ini??!!
Dan coba pikirkan lebih jauh lagi,
untuk apa kamu hidup di dunia ini?? Untuk siapa kamu hidup?? Kau kemanakan ilmu
yang telah kau dapatkan? Kawan, jangan biarkan ini terus berlarut-larut. Kau
bilang bahwa mahasiswa adalah AGENT OF CHANGE”
tapi apa buktinya jika kamu hanya bisa diam saja melihat kerusakan ini, atau
yang lebih parahnya lagi kau pura-pura tak tahu akan ini, atau bahkan kau pergi
meninggalkan mereka dalam kegelapan itu??????? Jika memang itu yang terjadi,
maka semua yang kau katakan adalah “OMONG
KOSONG”!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
KAU BOHONG!!! KATANYA MAHASISWA
AGENT OF CHANGE, TAPI KENAPA KAU HANYA BISA DIAM MELIHAT SEMUA INI???? MENGAPA
KAU JUSTRU MENINGGALKAN MEREKA DAN MENCARI KEBAHAGIAANMU SENDIRI??????????? APA
KAU TAKUT MISKIN?????APA KAU TAKUT HIDUPMU SENGSARA BILA MENGABDIKAN DIRIMU
KEPADA MEREKA???APA KAU TAKUT CAHAYA MU AKAN PUDAR DAN HABIS BILA KAU GUNAKAN
UNTUK MENERANGI MEREKA??
Kawan, jangan sampai
kita mati dalam kehidupan karena kita hanya hidup untuk diri kita sendiri, tapi
kita harus bisa menjadi yang sebaliknya,”tetap
hidup, walau sudah mati” karena kontribusi dan kebermanfaatan kita bagi
orang lain...
Kawan, apa lagi yang
kau tunggu.. mulailah bergerak!! Apa lagi yang kau takutkan?? Apa kamu tidak
kuat?apa kamu tidak mampu menanggung beban amanah ini?? Jika demikian,
ingatlah, siapa yang memberimu kekuatan?? Teruslah maju karena ALLAH selalu
bersama kita. Teruslah berjuang menolong agama ALLAH ini, yakinlah bahwa ALLAH
akan senantiasa menolong hamba-Nya yang selalu menegakkan agama-Nya.. ingatlah
bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain..dan, jangan
mengeluh, dunia ini adalah tempat kita bekerja.. ketika rasa lelah itu
menghampirimu, ingatlah bahwa rasa itu tak sebanding dengan perjumpaan
dengan-Nya kelak, di tempat istirahatmu, di taman jannah-Nya...............

